banner 728x250

Bupati Tangerang Tinjau Progres Pembongkaran dan Normalisasi Kali Cirarab di Sepatan–Pasar Kemis

 

Tangerang, LintasPendidikanNews.Com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kembali meninjau langsung progres pembongkaran bangunan liar dan normalisasi Kali Cirarab yang berada di wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis, Selasa (21/4/26)

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, serta para camat setempat.  Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kehadiran jajaran lintas instansi bertujuan memastikan proses penertiban dan normalisasi berjalan sesuai rencana. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan perusahaan yang berada di bantaran sungai, salah satunya PT. Intek, terkait penggunaan lahan yang melanggar garis sempadan sungai (GSS).

 

“Kami sudah sampaikan dan alhamdulillah pihak PT. Intek bersedia mematuhi ketentuan GSS dan akan melakukan pembongkaran secara mandiri. Ini bentuk kepedulian dan kesadaran terhadap kepentingan umum,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Baca Juga:  Bupati Tangerang Tinjau Proses Pematangan Lahan TPA Jatiwaringin untuk Pembangunan PSEL

 

Ia menegaskan normalisasi Kali Cirarab dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko banjir serta meningkatkan keselamatan masyarakat, para pekerja dan warga di sekitar bantaran sungai. Setelah proses pembongkaran, akan segera dilakukan pengerukan sungai serta penurapan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

 

“Setelah dinormalisasi dan dilakukan penurapan, insyaAllah wilayah ini diharapkan tidak lagi terdampak banjir. Ini adalah langkah jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

 

Bupati juga mengapresiasi kesadaran masyarakat dan pelaku usaha di dua wilayah tersebut yang secara mandiri melakukan pembongkaran bangunan. Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pihak lainnya

Baca Juga:  Hari Pers Nasional: Momentum Penguatan Pers Profesional, Independen, dan Berintegritas

Di wilayah Sepatan, ada tiga perusahaan yang akan membongkar secara mandiri. Di Pasar Kemis juga masyarakat, termasuk pelaku usaha dan tempat ibadah, sudah mulai melakukan pembongkaran,” ungkapnya.

 

Lanjut dia, untuk panjang normalisasi Kali Cirarab, diperkirakan mencapai sekitar 700 meter, mulai dari wilayah Gelam hingga lokasi peninjauan di PT. Intek

 

Terkait penanganan banjir di wilayah lain, dia menyebut bahwa akan dilakukan pembangunan turap dan infrastruktur pengendali banjir lainnya, seperti di wilayah Jayanti dan Kresek yang saat ini sedang dalam proses tender oleh BBWS.

Baca Juga:  Polres Minut Raih Peringkat Pertama IKPA 2025 dari KPPN Bitung

 

“Penanganan banjir menjadi perhatian bersama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan BBWS. Semua dilakukan secara bertahap untuk mengurangi tingkat kebanjiran di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *