Lumajang (Jawa Timur) , Lintaspendidikannews.com – Menghadapi ketatnya persaingan di Lomba Catur Garam Cap Kapal di Surabaya, Klub Catur Junior Kuda Putih menggenjot persiapan dengan menggelar sirkuit internal sebagai ajang uji kemampuan dan mental tanding para atlet muda.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (19/04/2026) di Warung Z4 Lumajang dan diikuti hampir seluruh anggota junior. Dalam suasana kompetitif, para peserta saling beradu strategi dan mengasah kemampuan, sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi turnamen sesungguhnya.
Pelatih Klub Catur Kuda Putih, Ahmad Ali, menegaskan bahwa sirkuit internal bukan sekadar latihan biasa, melainkan simulasi pertandingan nyata.
“Melalui kegiatan ini, kami bisa melihat perkembangan atlet sekaligus menyiapkan mereka menghadapi tekanan pertandingan. Targetnya, mereka siap secara teknik dan mental saat bertanding di Surabaya,” ujarnya.
Ketua Klub Catur Kuda Putih, Joe Efendi, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan rutin menjelang kejuaraan. Sebelumnya, para pecatur muda juga telah menjalani try out melawan SDI Tompokersan pada Sabtu (18/04/2026).
Dalam laga tersebut, Abdullah Abqori Agham berhasil meraih juara pertama, disusul Anzilni Arifin di posisi kedua. Keduanya merupakan atlet binaan Kuda Putih. Sementara pada sirkuit internal, Azzam Mujahid tampil sebagai juara pertama, diikuti Shela Pradipta di posisi kedua, dan Moch Ni’am di peringkat ketiga.
Lomba Catur Garam Cap Kapal di BG Junction Surabaya dikenal sebagai turnamen bergengsi yang diikuti pecatur muda dari berbagai daerah. Kondisi ini menuntut kesiapan maksimal dari setiap peserta.
Melalui sirkuit internal ini, Klub Catur Junior Kuda Putih optimistis para atletnya mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi bagi Kabupaten Lumajang. (M Adi Rafli).














