banner 728x250

Koaderal VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf. Pasca Perkelahian Oknum Anggota TNI AL daengan Seorang Warga Melonguane Talaud.

Talaud, Lintaspendidikannews.com – Terkait kejadian perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI AL (Personel Lanal Melonguane) dengan salah satu warga di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 Pukul 23.30 WITA.

Bersama ini kami sampaikan pernyataan resmi sebagai berikut:

* Kronologis Singkat : Benar telah terjadi kesalahpahaman yang berujung kepada

keributan fisik antara 5 (lima) oknum anggota TNI AL dengan salah satu warga setempat di Pelabuhan Umum Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang diduga dibawah pengaruh miras yang menyebabkan

korban mengalami luka-luka dan situasi tidak kondusif.

Sehungan dengan hal tersebut:

Baca Juga:  Percepat Administrasi, Disdikbud Sangihe Pastikan Hak THR Guru Segera Terealisasi

* Permohonan Maaf : Pihak Lanal Melonguane memohon maaf yang sebesar-

besarnya kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melaksanakan pembinaan

kepada seluruh anggota TNI AL.

* Tindakan yang diambil : Aparat gabungan TNI-Polri langsung bertindak cepat

mengamankan situasi dilokasi kejadian untuk mencegah bentrokan susulan.

Oknum anggota TNI AL yang terlibat kejadian, langsung diamankan oleh DENPOM Lanal

Melonguane untuk dilaksanakan proses hukum.

* Untuk Proses Hukum yang diambil : Atas nama pemimpin TNI AL, kami tidak

mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum yang dilakukan

oleh anggota TNI AL.

Saat ini, oknum-oknum TNI AL yang terlibat langsung dengan kejadian ini,

Baca Juga:  Kabareskrim Polri Tegaskan Penimbunan dan Manipulasi Pangan Akan Ditindak

sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut dan akan

diproses sesuai hukum yang berlaku.

* Mediasi : Saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Komandan Lanal

Melonguane telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban.

Selanjutnya, Danlanal Melonguane melakukan koordinasi dan mediasi dengan

Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban,

untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, namun proses hukum

tetap berlanjut.

* Himbauan : Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan

Talaud untuk tetap tenang.

Kami memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum

Baca Juga:  Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Tegaskan Peran Strategis Selamatkan Aset Negara

aparat TNI AL tersebut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang

berlaku.

Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kepulauan Talaud untuk

bersama-sama menjaga ketertiban serta kondusifitas di kepulauan Talaud.

Ricky Parawangsa

Kaperwil Sulawesi Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *